Penelitian ini menganalisis pengaruh keterbukaan perdagangan terhadap indeks kinerja lingkungan di negara-negara OECD secara empiris. Data yang digunakan berupa data panel dari 38 negara anggota OECD selama delapan tahun. Penelitian ini menerapkan metode regresi data panel, dengan Random Effect Model (REM) terpilih sebagai model terbaik. Hasil analisis menunjukkan bahwa keterbukaan perdagangan, energi, teknologi, dan jumlah penduduk memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap indeks kinerja lingkungan. Temuan ini menegaskan pentingnya peran perdagangan internasional, penggunaan energi, kemajuan teknologi, dan dinamika demografi dalam meningkatkan kinerja lingkungan di negara-negara OECD. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pemahaman hubungan antara faktor ekonomi dan lingkungan, serta implikasinya terhadap kebijakan pembangunan berkelanjutan di tingkat global.
Copyrights © 2025