Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ekspresi penyangkalan dalam lirik lagu "Penyangkalan" oleh For Revenge menggunakan pendekatan pragmatik. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan sumber data utama berupa teks lirik lagu yang diperoleh dari platform musik digital dan sumber resmi lainnya. Teknik pengumpulan data meliputi studi dokumentasi, analisis teks, serta wawancara pendekatan kualitatif secara opsional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lirik lagu "Penyangkalan" mengandung beberapa jenis tindak tutur, yaitu tindak tutur representatif, konstatif, ekspresif, deklaratif, dan implikatur. Tindak tutur ekspresif terlihat dominan dalam lirik yang mengungkapkan perasaan sakit, ketidakberdayaan, dan keputusasaan, seperti pada lirik "berpura-pura pulih sendiri, nyatanya ku telah mati berkali-kali". Tindak tutur deklaratif ditemukan dalam kalimat "selamat datang di penyangkalan", yang berfungsi untuk mengumumkan atau memperkenalkan keadaan tertentu. Selain itu, tindak tutur konstatif menggambarkan keadaan tertentu, seperti suasana sunyi dan bising, sedangkan tindak tutur representatif menyampaikan pengalaman batin yang mendalam. Penelitian ini juga menegaskan pentingnya analisis pragmatik dalam memahami pesan-pesan tersembunyi yang terdapat dalam lirik lagu populer. Kata Kunci: Analisis Pragmatik, Lirik Lagu, Penyangkalan, Tindak Tutur, Implikatur
Copyrights © 2024