Masih banyak siswa yang menganggap bahwa mata pelajaran IPAS sulit karena bersifat konseptual, memerlukan daya ingat yang kuat, dan pemahaman yang mendalam. Persepsi negatif mengenai pelajaran IPAS Kelas IV MI Darussalam Candi Sidoarjo. Pada pelajaran IPAS siswa masih kurang dalam memahami bagian dari tumbuhan. Permasalahan terkait dengan memahami bagian dari tumbuhan di sekolah dimana siswa masih mengalami kesalahan mengenai fungsi dari masing-masing bagian dari tumbuhan. Agar dapat menyelesaikan permasalahan tersebut, diperlukan alat bantu yang dapat memudahkan murid dalam memahami konsep mengenai bagian- bagian tumbuhan beserta fungsinya. Pada tahap ini metode yang digunakan penulis adalah metode evaluasi. Metode ini dipilih sebab dianggap tepat dengan masalah yang ditemukan selama penelitian tindakan kelas berlangsung. Dalam menggunakan metode evaluasi ini di harapkan mampu mengatasi masalah-masalah yang terjadi. Tujuan dari kegiatan riset tindakan kelas ini adalah untuk memperbaiki prestasi belajar IPAS mengenai materi tumbuhan dengan menggunakan metode kartu berpasangan sebagai media pembelajaran bagi siswa-siswa kelas IV MI Darussalam Sugihwaras Candi Sidoarjo. Pada penelitian tindakan kelas menggunakan media pembelajaran yaitu menggunakan media kartu berpasangan. Berdasarkan Observasi tersebut terbukti dengan data analisis kinerja siswa menunjukkan peningkatan yang signifikan di setiap siklusnya. Peningkatan mencapai 40% pada tahap prasiklus, 60% pada Siklus I, dan meningkat menjadi 85% pada Siklus II. Hal ini menunjukkan bahwa pemahaman konsep siswa semakin meningkat..
Copyrights © 2024