Beban Kerja adalah beberapa tuntutan tugas yang melebihi waktu kerja dan diselesaikan dalam waktu yang sudah ditentukan. Kelelahan Kerja adalah suatu efek dari aktivitas pekerja, seperti sulit berkonsentrasi, pegal-pegal, dehidrasi, dan stamina menurun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara beban kerja dengan kelelahan kerja pada karyawan Ria Laundry Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini memiliki 2 variabel yaitu beban kerja dan kelelahan kerja. Alat ukur yang digunakan adalah NASA-TLX dan KAUPK2. Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan yang ada di lima cabang Ria Laundry di Balikpapan. Sampel dalam penelitian ini menggunakan total sampling sebanyak 32 responden. Uji yang digunakan untuk melihat hudungan antara 2 variabel adalah Spearman Rank. Tingkat beban kerja dominan adalah beban kerja tinggi sebanyak 16 responden (50%), dan Tingkat kelelahan kerja dominan adalah kelelahan ringan sebanyak 19 responden (59,4%). Hasil uji spearman rank yaitu diperoleh nilai p value <0,00 ( α : 0,05) dan koefisien korelasi sebesar 0,622 . Hasil uji menunjukkan terdapat hubungan antara beban kerja dengan kelelahan kerja terhadap karyawan Ria Laundry. Saran yang diberikan adalah diharapkan karyawan Ria Laundry Balikpapan untuk mengenali batas kemampuan saat bekerja dan melakukan sharing Bersama rekan kerja, melakukan peregangan tubuh saat mulai merasakan gejala-gejala kelelahan dan memanfaatkan jam istirahat kerja dengan sebaik-baiknya. Serta bagi pemilik laundry disarankan untuk lebih memperhatikan beban kerja yang diberikan kepada karyawannya.
Copyrights © 2024