Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi dan pemahaman mahasiswa Institut Agama Kristen Renatus Pematang Siantar (IAK Renatus) terhadap kesetaraan gender dalam konteks pendidikan Kristen. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan perspektif pasca kolonial, penelitian ini menggali pemahaman mahasiswa mengenai kesetaraan gender serta tantangan yang dihadapi dalam implementasi prinsip tersebut dalam pendidikan tinggi Kristen. Metode studi kasus diterapkan untuk memperoleh gambaran mendalam mengenai dinamika kesetaraan gender di IAK Renatus, melibatkan 25 mahasiswa, 10 dosen, dan 3 pimpinan institusi sebagai partisipan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi kelas, dan analisis dokumen institusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa mengakui pentingnya kesetaraan gender, namun persepsi mereka dipengaruhi oleh norma-norma budaya dan agama yang lebih konservatif. Beberapa mahasiswa masih menganggap kesetaraan gender bertentangan dengan peran gender tradisional. Implementasi kesetaraan gender dalam pengajaran juga menunjukkan kesenjangan, di mana beberapa dosen telah mengintegrasikan prinsip tersebut dalam materi kuliah, namun banyak juga yang belum melibatkan perspektif gender dalam pengajaran. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan kurikulum berbasis gender dan pelatihan dosen untuk mendukung implementasi kesetaraan gender di IAK Renatus. Dengan demikian, diharapkan IAK Renatus dapat menciptakan lingkungan pendidikan yang inklusif dan adil, serta mengintegrasikan nilai-nilai kesetaraan gender dalam pendidikan Kristen berbasis Alkitabiah.
Copyrights © 2024