Latar Belakang: Generasi Z cenderung menghadapi tekanan sosial dan psikologis yang lebih besar dibandingkan generasi sebelumnya. Studi menunjukkan prevalensi self-harm Gen Z yang lebih tinggi dibandingkan generasi sebelumnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara jenis kelaminĀ dengan kejadian self harm pada remaja generasi Z di SMA X Kabupaten Kuningan.Metode: Penelitian ini menggunakan metode cross sectional. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 81 orang mengunakan teknik random sampling. Kuesioner penelitian ini menggunakan Delibrate Self harm Inventory (DSHI). Analisis data menggunakan chi square.Hasil: Seluruh remaja, baik laki-laki maupun perempuan, pernah melakukan self-harm. Pada remaja laki-laki, mayoritas (74,1%) melakukan self harm dengan kategori rendah, sedangkan pada remaja perempuan, mayoritas (51,9%) melakukan self-harm dengan kategori tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa jenis kelamin memengaruhi tingkat keparahan self harm, dengan perempuan lebih cenderung mengalami self-harm yang lebih serius. Temuan ini diperkuat oleh hasil analisis yang menunjukkan hubungan signifikan antara jenis kelamin dan kejadian self harm (p=0,026).Kesimpulan: Terdapat hubungan signifikan antara jenis kelamin dan kejadian self harm.
Copyrights © 2024