Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi (X1) dan lingkungan kerja (X2) terhadap kinerja pegawai (Y) pada Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Khusus Kepulauan Riau. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif regresi linier berganda dengan jumlah sampel sebanyak 61 orang pegawai. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang disebarkan kepada responden. Berdasarkan hasil pengolahan data menggunakan SPSS 26 telah ditemukan jawaban hipotesis, yakni: a) ada pengaruh variabel motivasi (X1) terhadap variabel kinerja pegawai (Y); b) ada pengaruh variabel lingkungan kerja (X2) terhadap variabel kinerja pegawai (Y); c) terdapat pengaruh motivasi (X1) dan lingkungan kerja (X2) secara bersama-sama terhadap kinerja pegawai (Y) dengan tingkat pengaruh sebesar 69%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa peningkatan motivasi dan perbaikan lingkungan kerja dapat meningkatkan kinerja pegawai di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Khusus Kepulauan Riau. Temuan ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi manajemen dalam merumuskan kebijakan untuk meningkatkan kinerja organisasi.
Copyrights © 2024