Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa baik hasil rata-rata siswa ketika diajarkan bentuk aljabar menggunakan paradigma pembelajaran kooperatif STAD dibandingkan dengan mereka yang diajarkan menggunakan metode yang lebih tradisional. Kelompok yang terdiri dari empat atau lima siswa dibentuk sesuai dengan tingkat bakat siswa dalam paradigma pembelajaran kooperatif STAD. Sampel dipilih secara acak karena sifat eksploratif dari jenis penelitian ini. Instrumen penelitian adalah metode pengujian yang menggunakan perangkat untuk pengujian dan kuesioner. Hipotesis kerja penelitian ini adalah, dalam hal bentuk aljabar, siswa yang belajar dalam kelompok menggunakan teknik STAD seharusnya lebih baik daripada mereka yang belajar sendiri. Temuan penelitian menunjukkan bahwa paradigma pembelajaran kooperatif STAD memengaruhi pemahaman siswa tentang bentuk aljabar. Menurut pengujian hipotesis uji-t, siswa mempelajari lebih banyak bentuk aljabar ketika mereka bekerja sama dalam paradigma pembelajaran kooperatif STAD daripada dalam pengaturan individual yang lebih tradisional. Perbandingan antara nilai-t yang ditabulasikan sebesar 1,67722 dan nilai-t yang dihitung sebesar 3,6085 memberikan bukti untuk ini.
Copyrights © 2024