Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan petani di Desa Bumiaji, Kota Batu, dalam menerapkan budidaya tanaman jeruk lemon (Citrus limon) secara semi organik. Metode pengabdian yang digunakan meliputi empat tahapan utama: (1) Penyuluhan mengenai pengolahan pupuk organik, pembuatan pestisida organik, dan teknik budidaya tanaman jeruk lemon semi organik. (2) Pelatihan pengolahan pupuk organik dan pestisida organik dengan memanfaatkan potensi bahan organik lokal seperti daun, rimpang, dan buah. (3) Pendampingan dalam proses pemeliharaan tanaman, khususnya pengaplikasian pupuk dan pestisida organik. (4) Evaluasi keberhasilan program dengan indikator pengurangan penggunaan pupuk anorganik minimal sebesar 25%. Hasil dari kegiatan pengabdian ini menunjukkan adanya pengurangan dosis penggunaan pupuk anorganik NPK Mutiara sebesar 30% setelah penerapan pupuk organik. Petani mitra dari Omah Kebun di Desa Bumiaji mampu mempraktikkan pembuatan pupuk dan pestisida organik secara mandiri serta mengaplikasikannya pada budidaya jeruk lemon. Hal ini menunjukkan bahwa budidaya tanaman jeruk lemon secara semi organik efektif dalam mengurangi ketergantungan pada pupuk anorganik sekaligus menjaga kelestarian kesuburan tanah. Kesimpulan, kegiatan pengabdian ini berhasil meningkatkan kapasitas petani dalam mengelola budidaya jeruk lemon secara semi organik. Penggunaan pupuk dan pestisida organik terbukti mampu mengurangi dosis pupuk anorganik hingga 30%, sehingga dapat mendukung keberlanjutan pertanian yang ramah lingkungan. Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi model pengelolaan pertanian semi organik yang berkelanjutan di wilayah lain. Kata Kunci: Pendampingan, Jeruk Lemon, Semi Organik
Copyrights © 2024