Tujuan penelitian ini adalah untuk meneliti pelaksanaan pembelajaran tahfidzul Quran di SMP Muhammadiyah 10 Surakarta, mengevaluasi efektivitasnya bagi siswa, serta mengidentifikasi faktor apa saja yang mendukung serta menghambat proses belajarnya. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah studi lapangan (field research) dengan pendekatan fenomenologi. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil studi menunjukkan bahwa program tahfidz dilaksanakan setiap hari Selasa pagi dan Kamis pagi setelah selesai sholat dhuha. Pembelajaran ini terbilang efektif dengan target mencapai 2 juz dalam waktu 3 tahun. Di antara faktor pendukung program ini ialah antusiasme siswa serta dukungan dari orang tua yang ingin anak-anak mereka dapat menghafal Al-Qur'an, ditambah dengan tersedianya sarana prasarana yang cukup baik. Namun, terdapat juga beberapa faktor penghambat seperti ketidaklancaran siswa dalam membaca Al-Qur'an akibat kurangnya kerja sama antara wali murid dan pihak sekolah.
Copyrights © 2024