Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan kemampuan literasi sains siswa kelas IV SD 2 Rejosari, melalui penerapan model Problem Based Learning berbantuan media aplikasi mabar air pada pembelajaran IPAS BAB 7 materi siklus air dan perubahanya. Sampel penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD 2 Rejosari, yang berjumlah 8 siswa yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Metode yang digunakan yaitu pre-experimental dengan desain the group pretest posttest design. Teknik pengumpulan data berupa tes dan dokumentasi. Analisis data menggunakan Paired Sample t-Test dan N-Gain. Hasil penelitian pada uji Paired Sample t-Test didapatkan nilai signifikansi 0,00 dimana (0,00<0,05) sehingga H0 ditolak dan Ha diterima, yang artinya rata-rata kemampuan literasi sains siswa setelah diberikan model Problem Based Learning (PBL) berbantuan media aplikasi mabar air, lebih baik daripada rata-rata kemampuan literasi sains siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Peningkatan kemampuan literasi sains yang mengikuti model Problem Based Learning berbantuan media aplikasi mabar air, berpengaruh sebesar 0.6433 kategori sedang. Kesimpulan pada penelitian ini, model Problem Based Learning berbantuan media aplikasi mabar air terbukti berpengaruh dalam meningkatkan kemampuan literasi sains siswa.
Copyrights © 2024