Diabetes Mellitus (DM) adalah salah satu masalah kesehatan global yang terus meningkat prevalensinya dan memiliki dampak medis serta sosial yang signifikan. Penyakit ini dapat menyebabkan komplikasi mikro dan makrovaskular, yang bergantung pada gangguan kadar gula darah. Tujuan dari penelitian ini merupakan mengidentifikasi dampak dari penyuluhan kesehatan tentang diabetes melitus terhadap self efficacy di UPTD Puskesmas Singgani Kota Palu. Penelitan ini dilaksanakan di UPTD Puskesmas Singgani Kota Palu pada tanggal 20 oktober-30 oktober 2022. Variabel independen yaitu penyuluhan kesehatan dan variabel dependen self efficacy diabetes melitus tipe 2. Populasia dalam studi ini mencakup semua pasien diabetes melitus di wilayah kerja Puskesmas Singgani Kota Palu, dan jumlah sampel 17 responden untuk kelompok eksprimen dimana diberikan perlakuan dan dengan teknik pengambilan sampel yaitu sampling non probability. Jenis penelitian yang diterapkan ialah pra-eksperimen. Dengan desain penelitian pre-eksperimen dengan rancangan one group pr test-post test. Hasil penelitan sebelum diberikan penyulan kesehatan terhadap self efficacy tidak baik dengan nilai rerata ± standar deviasi 1,35 ± 493, dan setelah diberikan penyuluhan kesehatan terhadap self efficacy baik dengan menunjukan nilai rerata ± standar deviasi 1,53 ± 514. Berdasarkan uji t berpasangan diperoleh p-value 0,382 (p-value > 0,05), berarti tidak terdapat pengaruh penyuluhan kesehatan diabetes melitus yang bermakna sebelum dan sesudah diberikan self efficacy di UPTD Puskesmas Singgani Kota Palu.
Copyrights © 2024