Transformasi kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) dalam sektor wisata halal menjadi kebutuhan yang mendesak di era industri 4.0, seiring meningkatnya permintaan global terhadap destinasi yang sesuai dengan nilai-nilai Islam. Penelitian ini mengeksplorasi pentingnya peningkatan kompetensi digital, peran edukasi dan pelatihan, serta tantangan yang dihadapi dalam implementasi teknologi di sektor ini, khususnya di Pulau Sentani sebagai studi kasus. Analisis SWOT digunakan untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang dihadapi. Temuan menunjukkan bahwa meskipun Pulau Sentani memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata halal dengan keindahan alam dan budaya lokal, masih terdapat kelemahan dalam hal fasilitas halal dan pemahaman masyarakat. Dengan memanfaatkan peluang teknologi digital serta dukungan pemerintah, destinasi ini dapat ditingkatkan daya tariknya bagi wisatawan Muslim. Namun, tantangan seperti resistensi SDM terhadap teknologi dan keterbatasan infrastruktur perlu diatasi melalui program pelatihan dan pengembangan infrastruktur. Kesimpulan penelitian ini menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat lokal, dan institusi pendidikan untuk mencapai transformasi kompetensi SDM yang berkelanjutan dan memenuhi kebutuhan pasar wisata halal global.
Copyrights © 2024