Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara literasi STEAM (sains, teknologi, rekayasa, seni, dan matematika) dan pengembangan keterampilan berpikir kritis pada anak usia dini di Sekolah Lebah Madu, yang memiliki konsep Islami dan semi alam. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain korelasional, menggunakan analisis korelasi Pearson untuk melihat hubungan antara kedua variabel. Sampel penelitian terdiri dari anak-anak usia dini yang mengikuti program pembelajaran berbasis STEAM di sekolah tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi STEAM memiliki hubungan yang sangat kuat dengan peningkatan keterampilan berpikir kritis anak, dengan nilai korelasi 0.85 untuk literasi STEAM dan 0.90 untuk keterampilan berpikir kritis. Ini menunjukkan bahwa penerapan literasi STEAM dalam pembelajaran di Sekolah Lebah Madu memberikan dampak signifikan terhadap kemampuan anak untuk berpikir secara logis, kreatif, dan kritis. Selain itu, pembelajaran berbasis STEAM juga berkontribusi pada peningkatan kreativitas dan kemandirian anak dalam memecahkan masalah. Oleh karena itu, hasil penelitian ini menyarankan untuk lebih mengintegrasikan literasi STEAM dalam kurikulum pendidikan anak usia dini guna mendukung pengembangan keterampilan berpikir kritis dan kreativitas anak yang lebih optimal.
Copyrights © 2025