Penelitian ini mengevaluasi pengaruh penggunaan bot Telegram sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan keterampilan menulis cerita pendek siswa SMA. Latar belakang penelitian ini adalah kebutuhan akan metode pembelajaran yang inovatif dan efektif dalam meningkatkan keterampilan menulis. Pertanyaan penelitian yang diajukan adalah apakah bot Telegram dapat meningkatkan keterampilan menulis siswa dibandingkan metode konvensional. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain eksperimen, melibatkan kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. Data dikumpulkan melalui tes menulis dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan bot Telegram secara signifikan meningkatkan keterampilan menulis siswa dalam hal pengorganisasian ide dan struktur cerita. Siswa juga memberikan tanggapan positif terhadap penggunaan bot ini, menyatakan bahwa bot Telegram menarik dan membantu. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa bot Telegram merupakan media pembelajaran yang efektif dan dapat menjadi alternatif metode konvensional untuk meningkatkan keterampilan menulis siswa.
Copyrights © 2024