Penelitian ini untuk menganalisis pengaruh lingkungan keluarga dan sekolah terhadap kesantunan berbahasa siswa SD melalui kajian terhadap artikel-artikel ilmiah. Jenis penelitian yang digunakan, yaitu systematic literature review (SLR). Teknik pengumpulan data mengacu pada metode PRISMA dengan basis data yang digunakan, yakni google scholar, open knowledge maps, dan publish or perish (Scopus). Penelitian ini menggunakan artikel 5 tahun terakhir, mulai dari tahun 2020 sampai 2024. Dari keseluruhan 59 artikel, 16 artikel yang relevan sehingga digunakan dalam penelitian ini. Teknik analisis data berupa deskriptif kualitatif. Terdapat tiga indikator yang diteliti, yaitu konsep kesantunan berbahasa, pengaruh lingkungan keluarga, dan pengaruh lingkungan sekolah terhadap kesantunan berbahasa siswa SD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penurunan kesantunan berbahasa pada siswa sekolah dasar menjadi perhatian serius. Lingkungan sekitar, terutama keluarga dan sekolah, memiliki peran krusial dalam membentuk kebiasaan berbahasa anak. Di rumah, model bahasa orang tua dan interaksi keluarga sangat memengaruhi cara anak berkomunikasi. Sementara itu, di sekolah, guru sebagai model dan suasana belajar yang kondusif sangat penting. Faktor lain seperti pengaruh teman sebaya, media sosial, dan kurangnya pemahaman nilai-nilai moral juga turut berkontribusi. Untuk mengatasi masalah ini, diperlukan upaya bersama dari semua pihak, mulai dari keluarga, sekolah, hingga masyarakat, dengan fokus pada penanaman nilai-nilai kesantunan sejak dini dan menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan bahasa yang baik.
Copyrights © 2024