Pendahuluan: Keterlambatan perkembangan terjadi karena kesalahan dalam memberikan stimulasi. Melakukan stimulasi yang memadai artinya merangsang otak balita sehingga perkembangan kemampuan gerak, bicara dan bahasa, sosialisasi dan kemandirian pada balita berlangsung secara optimal sesuai dengan umur anak.Pemberian stimulasi kolase dapat merangsang koordinasi mata tangan yang dapat meningkatkan perkembangan motorik halus anak Tujuan penelitian ini untuk pengaruh stimulasi Kolase terhadap perkembangan motorik halus anak usia 4-5 tahun di PAUD/TK wilayah Kecamatan curup selatan Rejang lebong tahun 2024 .Metode : Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian yaitu eksperimen semu (quasi eksperimen) dengan pretest and post test design with control group. Pengambilan sampel secara purposive sampling sebanyak42 anak paud /TK..21 kelompok intervensi stimulasi kolase, 21 kelompok kelompok kontrol intervensi tracing. Analisis data yang digunakan adalah uji Wilcoxon dan uji man whitney.Hasil Penelitian: Hasil penelitian uji Wilcoxon ada pengaruh pemberian Stimulasi Kolase terhadap perkembangan motoric halus PAUD/TK dengan p value = 0,000 (<0,05) terdapat perbedaan sebelum dan sesudah stimulasi kolase. Dan hasil statistik yaitu uji man whitney didapat nilai p value 0,015 < 0,05 ini berarti lebih efektif pemberian stimulasi kolase dari pada stimulasi tracing terhadap perkembangan anak paud/ TK.
Copyrights © 2024