Kemampuan pemecahan masalah matematis adalah keterampilan kognitif yang penting bagi siswa untuk menghadapi tantangan akademis dan kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas VIII pada materi relasi dan fungsi di MTs Miftahul Huda. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik purposive sampling, yang melibatkan 23 siswa yang dikelompokkan berdasarkan kemampuan rendah, sedang, dan tinggi. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan pemecahan masalah serta wawancara mendalam yang kemudian diolah mengggunakan teknik anaisis yang mengacu pada model analisis data Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan menyimpulkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kemampuan pemecahan masalah matematis siswa sebesar 46,78, yang masuk dalam kategori cukup baik. Sebanyak 26,08% siswa berada dalam kategori rendah, 58,70% dalam kategori sedang, dan 15,22% dalam kategori tinggi. Siswa dengan kemampuan rendah cenderung mengalami kesulitan dalam memahami masalah dan menerapkan langkah-langkah penyelesaian. Siswa dengan kemampuan sedang umumnya mampu memahami masalah tetapi melakukan kesalahan dalam proses perhitungan. Siswa dalam kategori tinggi mampu menyelesaikan masalah dengan baik, namun kurang terbiasa untuk memeriksa kembali hasil pekerjaan mereka.
Copyrights © 2025