Kalimat berita (kalam khabari) merupakan salah satu kajian ilmu ma’ani yang memiliki makna luas dan mendalam. Objek pembahasan kalam khabari seringkali berupa ayat Al-Qur’an dan hadis. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis dan tujuan kalam khabari dalam kitab Ya Binti karya Syekh Ali Tantawi. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan metode kualitatif. Teknik analisis data dilakukan melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat 63 kalam khabari dalam kitab Ya Binti; (2) berdasarkan jenisnya, kalam khabari terbagi menjadi 22 khabar ibtidai, 28 khabar thalabi, dan 13 khabar inkari; (3) berdasarkan tujuannya, terdapat tujuan umum dan tujuan khusus. Tujuan umum mencakup 58 faidah kalam dan 5 lazimul faidah. Sedangkan untuk tujuan khusus, terdapat 13 li at-tahdzir, 12 li idhari at-ta'assuf wa at-tahassur, 10 li al-amr, 9 li at-tadzkir, 6 li at-tansyit wa tahrik al-himam, 2 li an-nahyi, 2 li istirham, 1 li idhari ad-dha’fi wa al-khusu’, 1 li idhari al-farhi wa al-surur, dan 1 li al-fakhr. (4) Kalam khabari merupakan salah satu bentuk kalam yang sesuai digunakan dalam konteks menasehati, baik berupa perintah, peringatan, larangan, hingga motivasi, karena tidak terkesan menggurui. Dampak (atsar) dari kalam khabari tersebut akan lebih sampai kepada mukhatab. Dalam konteks-konteks tersebut, kalimat tidak selalu harus menggunakan kata perintah atau larangan (non-berita).
Copyrights © 2024