Dukungan keluarga merujuk pada sikap, tindakan dan penerimaan terhadap anggota keluarga lain berbentuk bantuan, pertolongan dan dukungan ketika diperlukan. Hal ini berhubungan pada tingkat resiliensi seorang mantan pecandu narkoba. Resiliensi yakni suatu kapasitas atau kemampuan seseorang dalam bertahan dan pulih dari situasi sulit atau terpuruk sehingga dapat kembali menjalani kehidupan secara normal. Penelitian kuantitatif korelasional ini ditujukan guna mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dengan resiliensi pada mantan pecandu narkoba di Kota Padang. Subjek mantan pecandu narkoba yang dimaksudkan ialah individu yang sudah melakukan penyalahgunaan narkoba, mengalami ketergantungan kemudian sudah dinyatakan pulih dan lepas dari ketergantungan atau kecanduan penggunaan narkoba baik dalam hal psikis dan jasmani. Adapun didapatkan 44 responden mantan pecandu narkoba yang menjadi sampel dan diperoleh melalui teknik purposive sampling non-probability. Data yang didapatkan kemudian dianalisis dengan teknik Pearson’s Correlation Product Moment dan diperoleh signifikansi 0.000 < 0.05 serta rhitung bernilai positif 0.667 > rtabel 0.297, sehingga terdapat korelasi yang kuat serta positif antara support keluarga dengan kemampuan resiliensi yang dimiliki mantan pecandu narkoba di Kota Padang. Dapat disimpulkan bahwasanya makin besar dukungan keluarga yang diberikan, tingkat resiliensi yang dimiliki mantan pecandu tersebut akan semakin tinggi dan positif juga. Begitupun kebalikannya, makin kecil dukungan keluarga, resiliensi mantan pecandu narkoba di Kota Padang semakin rendah juga.
Copyrights © 2024