Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh servant leadership, fasilitas, dan budaya organisasi terhadap kinerja karyawan di Compassion Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan melibatkan 75 responden yang dipilih secara purposif, yaitu karyawan yang dianggap memiliki pengetahuan relevan terhadap variabel yang diteliti. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner terstruktur yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa servant leadership, fasilitas, dan budaya organisasi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja karyawan. Fasilitas yang memadai mendukung produktivitas dan kinerja karyawan, sementara budaya organisasi yang inklusif mendorong kolaborasi dan rasa memiliki di antara karyawan. Kombinasi dari ketiga variabel ini yaitu servant leadership, fasilitas, dan budaya organisasi terbukti memberikan kontribusi besar dalam menciptakan kinerja karyawan yang positif. Berdasarkan temuan ini, organisasi disarankan untuk terus meningkatkan kualitas kepemimpinan, seperti melalui pelatihan servant leadership, memperbaiki fasilitas kerja agar sesuai kebutuhan, serta mempertahankan budaya organisasi yang inklusif. Hal ini diharapkan dapat memperkuat daya saing organisasi di masa depan.
Copyrights © 2025