Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Artificial Intelligence (AI) dalam proses rekrutmen dan seleksi karyawan, dengan fokus pada efektivitas, efisiensi, dan tantangan etis yang muncul. Studi literatur sistematis digunakan untuk mengkaji berbagai sumber terpercaya, termasuk artikel ilmiah dan laporan industri. Hasil analisis menunjukkan bahwa AI menawarkan berbagai keunggulan, seperti mempercepat proses perekrutan, meningkatkan akurasi seleksi, dan mengurangi beban administratif melalui otomatisasi tugas-tugas rutin. AI juga memungkinkan perusahaan menganalisis data kandidat dalam jumlah besar untuk menyaring kandidat yang sesuai dengan kriteria. Namun, tantangan signifikan juga ditemukan, seperti risiko bias dalam algoritma, masalah privasi data, dan keterbatasan AI dalam mengevaluasi soft skills serta kecocokan budaya organisasi. Ketergantungan berlebihan pada AI dapat mengurangi aspek personal dalam rekrutmen, yang penting untuk menciptakan pengalaman positif bagi kandidat. Oleh karena itu, penelitian ini menyarankan penerapan AI yang etis, transparan, dan diawasi secara ketat, serta mendorong keseimbangan antara teknologi dan interaksi manusia untuk memaksimalkan manfaat tanpa mengorbankan aspek kemanusiaan.
Copyrights © 2025