Berpikir kritis dalam suatu pembelajaran menjadi hal yang sangat penting untuk dilakukan. Karenanya, diperlukan inovasi dalam model pembelajaran sebagai respons terhadap hal tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh model pembelajaran controversial public issues terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada pembelajaran Pendidikan Pancasila. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan kuasi eksperimen dengan desain pre-test dan post-test non-equivalent control group design. Penelitian ini melibatkan sampel sebanyak 72 siswa kelas XI di SMA Negeri 45 Jakarta. Sampel ini diperoleh dari penerapan non-probability sampling dengan jenis purposive sampling. Hasil penelitian diperoleh bahwa nilai signifikansi pada uji Independent Sample T-Test sebesar 0,048 lebih kecil dari taraf siginifikansi 0,05. Sehingga, penelitian ini memiliki kesimpulan yaitu terdapat pengaruh dari model pembelajaran controversial public issues terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada pembelajaran Pendidikan Pancasila. Besaran pengaruh berdasarkan perhitungan rumus Cohen’s D sebesar 0,474 dengan kategori pengaruh kecil (small effect).
Copyrights © 2024