Minyak jelantah, yang sering dianggap sebagai limbah rumah tangga, dapat memberikan dampak buruk terhadap lingkungan jika tidak dikelola dengan baik. Namun, limbah ini memiliki potensi untuk didaur ulang menjadi produk bermanfaat seperti sabun. Tim dosen Fakultas Farmasi Universitas Bhakti Kencana melaksanakan edukasi dan pelatihan di Desa Majasetra, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung, untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terkait pengelolaan minyak jelantah. Kegiatan ini melibatkan pengumpulan bahan pada 15 November 2024 dan pelaksanaan edukasi serta pelatihan pada 21 November 2024. Hasil kuisioner menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman warga mengenai risiko penggunaan minyak jelantah berulang dan cara pengolahannya menjadi sabun. Pendekatan ini tidak hanya mengedukasi warga tentang pentingnya pengelolaan limbah rumah tangga, tetapi juga membekali mereka dengan keterampilan praktis untuk menghasilkan produk ramah lingkungan yang bernilai ekonomis. Edukasi ini diharapkan dapat berkontribusi pada keberlanjutan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.
Copyrights © 2025