Kemampuan matematika yang sangat penting di dalam pembelajaran salah satunya adalah kemampuan pemecahan masalah.Dengan memiliki kemampuan pemecahan masalah dapat membuat siswa menjadi lebih aktif, berpikir terbuka, serta berorientasi pada solusi.Salah satu upaya yang dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa merupakan dengan menggunakan model pembelajaran yang sesuai.Penelitian ini bertujuan agar mendeskripsikan perbedaan model pembelajaran Number Head Together (NHT) dan model pembelajaran Jigsaw terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa.Penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif dengan jenis kuasi eksperimen.Populasi dalam penelitian ini seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 1 Babalan.Sampel dalam penelitian ini 2 kelas yaitu kelas VII-1 yang dijadikan sebagai kelas eksperimen dan kelas VII-2 dijadikan sebagai kelas kontrol.Jenis instrument penelitian yaitu tes yang berupa tes uraian pada materi persamaan linear.Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan model pembelajaran Number Head Together (NHT) dan model pembelajaran Jigsaw terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa.Dari hasil perhitungan menggunakan uji t pada taraf signifikansi 5% dan derajat kebebasan (dk) = 58 diperoleh t hitung (2,437) > t tabel (2,0017) artinya Ho ditolak dan Ha diterima.Dimana kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dengan menggunakan model pembelajaran Number Head Together (NHT) lebih baik dari pada kemampuan pemecahan masalah dengan menggunakan model pembelajaran Jigsaw.
Copyrights © 2025