Latar belakang: Permasalahan remaja di dunia di antaranya adalah seputar permasalahan mengenai gangguan menstruasi. Gangguan menstruasi seperti lamanya siklus menstruasi bisa menimbulkan penyakit kronis. Perbedaan panjangnya pola siklus menstruasi antar wanita yang biasanya disebabkan karena tidak seimbangnya hormon estrogen, progesteron, LH dan FSH karena suatu penyakit, status gizi maupun stres.Tujuan penelitian: Mengetahui hubungan indeks massa tubuh dengan siklus menstruasi pada remaja putri. Metode: Penelitian kuantitatif dengan metode analitik observasional dengan pendekatan cross sectional study. Responden dalam penelitian ini adalah remaja putri Program Studi Kebidanan Program Sarjana di Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik total sampling dengan jumlah sampel 87 orang. Analisis data menggunakan uji statistik Spearman rank. Hasil: Berdasarkan uji statistik Spearman rank menunjukkan bahwa adanya hubungan antara indeks massa tubuh dengan siklus menstruasi, diperoleh hasil dengan nilai signifikan yaitu p=0,001 dan nilai koefisien sebesar r=0,356. Simpulan: Ada hubungan indeks massa tubuh dengan siklus menstruasi dengan taraf hubungan yang cukup positif.
Copyrights © 2023