Tuberkulosis paru merupakan penyakit menular yang berdampak pada perubahan dari segi aspek kehidupan pasien baik fisik, psikologis, sosial dan lingkungan, hal ini tentu saja menyebabkan kualitas hidupnya menurun. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh edukasi self management terhadap kualitas hidup pasien tuberkulosis paru. Desain pada penelitian ini menggunakan pre experiment dengan pendekatan one group pretest and posttest design, sampel penelitian ini berjumlah 10 responden dengan metode purposive sampling, instrument penelitian yaitu SOP edukasi self management dan kuesioner kualitas hidup WHOQOL-BREF, metode analisis yang digunakan adalah uji wilcoxon. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan ada pengaruh edukasi self management terhadap kualitas hidup dengan nilai p-value 0,005. Oleh karena itu, dapat disimpulkan edukasi self management efektif meningkatkan kualitas hidup pada pasien Tuberkulosis paru, diharapkan responden dapat menerapkan intervensi edukasi self management sehingga meningkatkan kualitas hidup yang baik
Copyrights © 2024