Calcaneus spur adalah perkembangan tulang taji yang terbentu dibawah tulang calcaneus yang dapat menyebabkan rasa tidak nyaman seperti nyeri selama beraktivitas. Calcaneus spur ini berhubungan dengan ketidaknormalan biomekanik dan obesitas yang sebelumnya pernah mengalami sakit pada tumit. Dalam kasus ini teknologi yang dipilih adalh Ultrasound, Transcutaneus Elektrical Nerve Stimulation, Towel streach, Hold Relax dan Calf Raise. Penelitian ini dilakukan di RSUD Bendan Pekalongan. Dengan pasien kondisi Celcaneus Spur Dextra dengan modalitas Ultrasound, Transcutaneus Elektrical Nerve Stimulation, Towel streach, Hold Relax dan Calf Raise. Instrument penelitian berupa pemeriksaan nyeri, spasme, kekuatan otot, lingkup gerak sendi dan aktifitas fungsional. Hasil penelitian sebanyak 4 kali terapi sebagai berikut (1) terdapat penurunan nyeri dari T1=5 menjadi T4=1 (2) adanya penurunan spasme yaitu pada T1, T2 masih ada spasme dan T3, T4 sudah ada penurunan spasme (3) adanya penurunan LGS T1= S (20° - 0 - 20°) dan T4= S (30° - 0 - 15°) (4) adanya peningkatan kekuatan otot dari T1=4 menjadi T4=5 (5) terdapat peningkatan aktifitas fungsional sehari-hari. Simpulan penelitian bahwa intervensi fisioterapi dengan modalitas Ultrasound, Transcutaneus Elektrical Nerve Stimulation, Towel streach, Hold Relax dan Calf Raise dapat mengurangi masalah yang ditimbulkan pada kondisi calcaneus spur dextra.
Copyrights © 2024