Topo Da’a merupakan salah satu komunitas adat terpencil yang ada di Sulawesi Tengah. Seperti masyarakat tradisional lainnya, masih taat dan konsisten dalam menjalankan adat istiadat terutama ritual adat “Mombine”. Salah satu ritual adat tersebut adalah upacara adat “Nokeso” atau “Novati”. Upacara adat yang dilakukan untuk anak perempuan yang sudah memasuki usia baligh. Pada prosesi adat tersebut memunculkan ruang -ruang ingtangible. Tujuan studi ini adalah untuk mengetahui ruang-ruang ingtangible yang terbentuk pada saat upacara dilaksanakan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Pengumpulan data melalui teknik wawancara dengan sejumlah responden yang dipilih secara purposive sampling. Unit amatan adalah proses kegiatan upacara adat, sedangkan unit informasinya adalah totua adat, tokoh masyarakat dan warga topo Da’a. Data di analisis menggunakan metode induktif. Hasil studi menunjukkan ruang-ruang yang terbentuk pada saat upacara adat “Nokeso” adalah “Ruang Pingitan”, “Dapur Adat”, “Ruang Mandi” dan “Ruang Vunja”.
Copyrights © 2023