Kepemimpinan kepala sekolah berperan penting dalam manajemen konflik di sekolah, terutama dalam mencapai tujuan pendidikan. Konflik adalah bagian yang tak terhindarkan dalam lingkungan pendidikan, melibatkan interaksi antara kepala sekolah, guru, dan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana kepemimpinan kepala sekolah Madrasah Aliyah Al-Badri Gumuksari, kalisat Jember dalam mengatasi manajemen konflik yang terjadi. Dengan pendekatan kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan kepala sekolah Madrasah Aliyah Al-Badri Gumuksari Kalisat, Jember menerapkan gaya kepemimpinan demokratis, memberikan ruang bagi semua pihak, termasuk guru dan tenaga kependidikan, untuk menyampaikan pendapat. Kepemimpinan ini efektif dalam mengatasi konflik, termasuk perbedaan pandangan dan kesalahpahaman antara kepala sekolah dan guru. Dengan demikian, kepala sekolah mampu menangani konflik dengan pendekatan partisipatif dan demokratis.
Copyrights © 2024