Penelitian ini mengambarkan media sosial terhadap prestasi belajar pendidikan agama islam Penelitian ini menggunakan penelitian ex-post facto artinya data dikumpulkan setelah semua kejadian atau fakta yang dipersoalkan telah berlangsung sebelumnya tanpa ada perlakuan dari peneliti. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tiga jenis metode, yaitu: Angket, wawancara, dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Perkembangan penggunaan media sosial pada siswa Kelas IX SMPN Malangke. Perkembangan penggunaan media sosial dikalangan siswa digunakan untuk mencari teman terbaru dan sebagai wadah untuk berkomunikasi dengan teman lainnya yang jaraknya jauh. Namun demikian sangat mempengaruhi pembelajaran di kelas. 2) Hasil belajar pendidikan agama Islam pada siswa kelas IX SMP Negeri Malangke . Hasil belajar PAI di kelas IX sangat menurun prestasinya dikarenakan nampak negatif media sosial sehingga berpengaruh terhadap nilai-nilai belajar PAI. 3) Penggunaan media pada siswa Kelas IX SMP Negeri Malangke ? mempunyai pengaruh yang negatif terhadap hasil belajar siswa. Hal ini dapat diketahui dari hasil perhitungan analisis statistik dengan uji t. Dari hasil perhitungan tersebut, diperoleh nilai thitung > ttabel ( 7,942 > 2,042 ) maka H0 ditolak, artinya bahwa ada pengaruh secara signifikan antara manajemen sekolah terhadap kedisiplinan siswa. Jadi dalam kasus ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan media sosial pengaruh yang negatif terhadap hasil belajar siswa kelas IX SMP Negeri Malangke.
Copyrights © 2024