Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengelolaan laboratorium dan ruang ekstrakurikuler di SMAN 5 Luwu Utara sebagai upaya sekolah dalam mendukung pengembangan keterampilan non-akademik siswa. Metode penelitian yang digunakan meliputi observasi langsung, wawancara dengan staf sekolah terkait, dan analisis dokumentasi terkait pengelolaan fasilitas tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan laboratorium dan ruang ekstrakurikuler di sekolah ini didasari oleh komitmen yang kuat untuk memberikan kesempatan kepada siswa dalam mengembangkan minat dan bakat di luar kurikulum akademik. Fasilitas teknologi, seperti laboratorium komputer, juga memainkan peran penting dalam meningkatkan prestasi non-akademik siswa dengan memungkinkan mereka untuk mengembangkan keterampilan yang relevan dengan era digital saat ini. Manajemen sarana dan prasarana menjadi fokus utama sekolah dalam memastikan kondisi lingkungan belajar dan kegiatan ekstrakurikuler siswa yang kondusif dan memenuhi kebutuhan mereka, serta upaya untuk meningkatkan kualitas fasilitas melalui penggalian sumber daya eksternal.
Copyrights © 2025