Penelitian ini mengkaji pemahaman dan penerapan nilai-nilai Pancasila di kalangan siswa SMP Negeri 7 Mataram melalui studi kasus implementasi ideologi bangsa dalam kehidupan sehari-hari. Fokus utama penelitian adalah menganalisis tingkat pemahaman siswa terhadap nilai-nilai Pancasila, baik secara konseptual maupun praktis, serta implementasinya dalam berbagai konteks kehidupan sekolah. Metodologi penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif, dengan pengumpulan data melalui wawancara guru dan survei terhadap 30 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 70% siswa memiliki pemahaman yang baik terhadap nilai-nilai Pancasila, dengan 90% siswa menganggap Pancasila penting dalam kehidupan sehari-hari. Implementasi nilai-nilai Pancasila terlihat dalam berbagai aspek, seperti gotong royong (75% siswa aktif berpartisipasi) dan sikap toleransi (85% siswa menunjukkan sikap positif). Faktor-faktor yang mempengaruhi pemahaman dan penerapan nilai Pancasila meliputi aspek internal seperti motivasi siswa dan kemampuan berpikir kritis, serta aspek eksternal seperti peran keluarga dan masyarakat. Kendala utama yang diidentifikasi adalah kurangnya pemahaman mendalam (30%), pengaruh pergaulan (25%), minimnya contoh nyata (20%), dan kurangnya dukungan lingkungan (25%). Strategi efektif yang diterapkan meliputi pembelajaran kontekstual, penggunaan media digital, dan pelibatan siswa dalam kegiatan nasionalisme. Model evaluasi yang digunakan mencakup observasi perilaku, penilaian kognitif, dan refleksi pengalaman siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan implementasi nilai-nilai Pancasila membutuhkan sinergi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat.
Copyrights © 2024