Tujuan artikel ini adalah untuk menganalisis kesulitan yang dihadapi guru saat menerapkan kurikulum independen di sekolah dasar. Transisi dari kurikulum 2013 ke kurikulum mandiri menciptakan tantangan baru bagi para pendidik, termasuk merencanakan, menyampaikan, dan menilai pembelajaran. Metodologi penelitian yang digunakan adalah tinjauan pustaka yang melibatkan pengumpulan dan analisis berbagai bahan relevan. Survei menemukan bahwa banyak guru menghadapi kesulitan dalam menerapkan pendekatan baru, kurangnya pemahaman tentang kurikulum, dan terbatasnya fasilitas dan infrastruktur. Selain itu, adaptasi terhadap penggunaan teknologi dalam pembelajaran juga menjadi kendala utama. Singkatnya, keberhasilan implementasi kurikulum independen memerlukan dukungan yang lebih baik bagi guru melalui pelatihan dan penyediaan sumber daya yang tepat.
Copyrights © 2025