Apoteker, asisten apoteker, dan tenaga teknis kefarmasian memiliki peran klinis yang penting di rumah sakit untuk meningkatkan keamanan pasien melalui sistem pemastian mutu. Penelitian ini mengkaji kontribusi mereka dalam peningkatan keamanan pasien, dengan menyoroti strategi, intervensi, dan kerangka sistematik yang memastikan pengelolaan obat yang efektif serta pengurangan kesalahan. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara dengan pemangku kepentingan utama. Studi ini menekankan pentingnya upaya kolaboratif dan pendidikan berkelanjutan untuk membangun budaya keselamatan dan mengoptimalkan pelayanan kefarmasian. Rekomendasi diberikan untuk mengintegrasikan praktik farmasi klinis ke dalam sistem pemastian mutu di rumah sakit.
Copyrights © 2025