Tujuan penelitian ini adalah untuk menemukan dan menguji manajemen biaya dan kinerja strategis dalam supply chain. Keberhasilan suatu perusahaan dalam mengelola supply chain tidak hanya ditentukan oleh efisiensi proses produksi dan distribusi, tetapi juga oleh kemampuan manajemen dalam mengendalikan biaya dan mencapai kinerja strategis. Dalam konteks ini, manajemen biaya dan kinerja strategis menjadi faktor krusial yang mempengaruhi keberhasilan suatu perusahaan dalam memenuhi kebutuhan pelanggan, mengoptimalkan sumber daya, dan mempertahankan daya saing di pasar yang kompetitif. Penelitian ini menggabungkan manajemen biaya strategis dan manajemen kinerja dalam supply chain, memberikan wawasan tentang interaksi dan pentingnya keduanya dalam praktik. Fokusnya pada manajemen biaya strategis dalam supply chain dan peran manajemen kinerja dalam mendukungnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang lebih mendalam dengan responden yang lebih sedikit melalui studi kasus yang dilakukan untuk mendukung sifat subjek yang ekstensif dan eksploratif. Jenis wawancara yang digunakan adalah wawancara semi- Penelitian ini menemukan bahwa jenis supply chain yang berbeda tidak memiliki model manajemen biaya yang berbeda secara konsisten atau meluncurkan inisiatif tertentu dengan pihak supply chain tertentu. Dua temuan yang luar biasa dalam konteks ini adalah, semua perusahaan dengan langkah-langkah premis LSC di tingkat produksi, sementara semua HSC memilih langkah-langkah untuk layanan dan kepuasan pelanggan. Penelitian ini menggunakan studi kasus ekstensif di berbagai perusahaan untuk membandingkan teori dan praktik, serta mempelajari cara meningkatkan kinerja supply chain melalui manajemen biaya strategis dan kinerja. Disarankan untuk melakukan penelitian kuantitatif guna mengatasi keterbatasan ukuran sampel yang kecil dan tidak proporsional berdasarkan jenis supply chain, sehingga dapat menemukan lebih banyak hubungan dan mencapai kesimpulan yang lebih umum.
Copyrights © 2022