Aktivitas menjahit merupakan pekerjaan yang menyediakan jasa sehingga bernilai ekonomi, tetapi juga memiliki risiko cedera akibat kecelakaan. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi faktor-faktor penyebab perilaku tidak aman pada penjahit sepatu dan sandal saat bekerja untuk memenuhi kebutuhan keluarganya. Informan penelitian adalah penjahit sepatu dan sandal yang biasa beraktivitas di Pasar Ijabah Kota Samarinda sebanyak 5 penjahit. Pengumpulan data dan informasi dilakukan pada bulan 24-29 Juni 2024 melalui triangulasi sumber yaitu wawancara langsung menggunakan pedoman wawancara, observasi dan studi literatur. Informasi diolah dan dianalisis secara kualitatif melalui tahapan koding yang terdiri dari kegiatan menyiapkan data langsung dari informan yang diolah menjadi verbatim, pemadatan fakta, menyiapkan probing untuk pendalaman informasi, pengumpulan fakta yang sejenis, menentukan kategorisasi, membangun konsep dan mengulasnya dalam bentuk narasi. Hasil penelitian ditemukan informasi bahwa penjahit sepatu dan sandal di lingkungan Pasar Ijabah Samarinda pernah mengalami cedera tertusuk dan terluka disebabkan perilaku tidak aman saat menjahit. Salah satu praktik tidak aman yang masih dilakukan penjahit yaitu tidak menggunakan sarung tangan berbahan kulit, sehingga diperlukan sarung tangan yang aman dan pelatihan keselamatan agar tetap selamat dan produktif saat menjahit.
Copyrights © 2024