Abstrak Catcalling adalah bentuk pelecehan seksual verbal yang sering dialami oleh perempuan di ruang publik. Dengan saling mematuhi aturan-aturan yang disebutkan, laki-laki dan perempuan dapat bekerja sama untuk meminimalisir pelecehan. Perempuan yang berpakaian terbuka maupun yang tertutup tidak terlepas dari risiko mengalami catcalling. Perempuan yang berpakaian terbuka sering kali menjadi lebih rentan dan termarginalkan akibat pakaian yang mereka kenakan. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan dengan sumber utama kitab tafsir Al- Munir karya Wahbah Azzuhaili, serta berfokus pada analisis QS. An-Nur 30-31 dengan pendekatan Maudu’i. Hasil penelitian menunjukkan adanya kaitan antara menundukkan pandangan dan etika berpakaian sebagai langkah pencegahan pelecehan seksual. Langkah preventif ini harus dilakukan oleh kedua belah pihak, baik laki-laki maupun perempuan. Jadi, meskipun perempuan sudah berpakaian tertutup, itu masih belum cukup untuk mencegah pelecehan; laki-laki juga harus menundukkan pandangannya. Dengan saling mematuhi aturan-aturan yang disebutkan, laki-laki dan perempuan dapat bekerja sama untuk meminimalisir pelecehan seksual secara verbal atau catcalling
Copyrights © 2024