Artikel ini bertujuan untuk menganalisis keistimewaan kitab Shahih Bukhari melalui kajian metodologi yang diterapkan oleh Imam Bukhari dalam mengumpulkan dan menyusun hadis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dengan metode analisis pustaka, yang berfokus pada sumber-sumber literatur primer dan sekunder tentang metode hadis yang diterapkan Imam Bukhari. Hasil kajian menunjukkan bahwa metode Imam Bukhari sangat ketat dan sistematis, meliputi seleksi sanad yang sahih, pemeriksaan karakter perawi, serta ketepatan matan hadis, sehingga menjadikan Shahih Bukhari sebagai salah satu karya paling otoritatif dalam literatur hadis. Kriteria ketat yang diterapkan Imam Bukhari ini berperan penting dalam memastikan keaslian dan keabsahan hadis, sekaligus memperkuat posisi Shahih Bukhari sebagai referensi utama dalam kajian Islam.
Copyrights © 2025