Sanad merupakan elemen fundamental dalam ilmu hadits yang menentukan otentisitas dan keabsahan periwayatan hadits. Setiap hadits disampaikan melalui rangkaian perawi yang dikenal sebagai sanad, dan kualitas serta keterhubungan sanad ini sangat berpengaruh pada diterima atau ditolaknya sebuah hadits. Dalam kajian ini, ilmu Thabaqat al-Ruwwah digunakan untuk mengelompokkan perawi berdasarkan generasi dan kredibilitas mereka. Metode penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis, yang berfokus pada identitas dan kredibilitas perawi dalam sanad hadits. Kajian ini menunjukkan bahwa peran penting sanad tidak hanya terletak pada ketersambungan rantai periwayatan, tetapi juga pada karakter dan integritas moral perawi. Dengan menganalisis hadits tentang kepedulian sosial, yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim, penelitian ini menemukan bahwa para perawi dalam sanad tersebut, seperti Anas bin Malik, Sufyan bin 'Uyainah, dan Mujahid bin Jabr, merupakan perawi tsiqah (terpercaya) dari generasi sahabat hingga tabi'ut tabi'in. Hasil analisis menunjukkan bahwa hadits ini sahih, dengan sanad yang kuat dan otentik, menegaskan pentingnya sanad dalam menjaga keaslian ajaran Islam.
Copyrights © 2025