Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah
Vol. 10 No. 4 (2025): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah

KAJIAN SEMANTIK AL-QUR’AN TENTANG KEMATIAN

Sitorus, Gustina Zulfiani (Unknown)
Wirman (Unknown)
Ryandi (Unknown)



Article Info

Publish Date
10 Jan 2025

Abstract

Kajian semantik adalah cabang linguistik yang fokus pada makna dalam bahasa termasuk bagaimana makna dibentuk dan digunakan dalam komunikasi. Penelitian ini menggunakan studi Pustaka dan analisis deskriptif-kualitatif dengan pendekatan semantik Toshihiko Izutsu untuk menggali makna dasar, relasional dan makna sinkronik dan diakronik. Hasil penelitian menunjukkan pada kata maut dalam al-Qur’an memiliki makna dasar sebagai mati atau diam, namun juga memiliki makna relasional yang merujuk pada perih dan kesulitan sebelum ruh meninggalkan jasad. Sementara itu, kata wafā memiliki makna dasar sebagai menyempurnakan sesuatu, dengan makna relasional mencakup perintah beriman, menepati janji, menyempurnakan balasan, keadilan, kematian, dan tidur. Kata ajal memiliki makna dasar sebagai batas waktu, dengan makna relasional mencakup jiwa, kematian, waktu yang ditetapkan, kehidupan, dan kerusakan. Secara pra-Qur’anik dan pasca-Qur’anik, ketiga kata ini mengalami perkembangan makna yang signifikan, dengan cakupan yang semakin luas mencakup aspek spiritual dan ketuhanan.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

tashdiq

Publisher

Subject

Religion Humanities Education Law, Crime, Criminology & Criminal Justice

Description

Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah adalah jurnal yang terbit 3 kali setahun pada bulan Maret, Juli, dan November. Jurnal ini merupakan jurnal kajian ilmu agama, tidak hanya mengacu pada satu agama saja, ada 6 agama yang diakui di Indonesia bisa diterima pada jurnal ini. Selain itu jurnal ini ...