Kajian semantik adalah cabang linguistik yang fokus pada makna dalam bahasa termasuk bagaimana makna dibentuk dan digunakan dalam komunikasi. Penelitian ini menggunakan studi Pustaka dan analisis deskriptif-kualitatif dengan pendekatan semantik Toshihiko Izutsu untuk menggali makna dasar, relasional dan makna sinkronik dan diakronik. Hasil penelitian menunjukkan pada kata maut dalam al-Qur’an memiliki makna dasar sebagai mati atau diam, namun juga memiliki makna relasional yang merujuk pada perih dan kesulitan sebelum ruh meninggalkan jasad. Sementara itu, kata wafā memiliki makna dasar sebagai menyempurnakan sesuatu, dengan makna relasional mencakup perintah beriman, menepati janji, menyempurnakan balasan, keadilan, kematian, dan tidur. Kata ajal memiliki makna dasar sebagai batas waktu, dengan makna relasional mencakup jiwa, kematian, waktu yang ditetapkan, kehidupan, dan kerusakan. Secara pra-Qur’anik dan pasca-Qur’anik, ketiga kata ini mengalami perkembangan makna yang signifikan, dengan cakupan yang semakin luas mencakup aspek spiritual dan ketuhanan.
Copyrights © 2025