Kohesi dan koherensi dalam komunikasi tertulis memegang peranan krusial dalam kesuksesan penyampaian pesan kepada pembaca. Ketika suatu tulisan kehilangan koherensi dan kohesi, risiko salah tafsir terhadap pesan yang disampaikan kepada pembaca menjadi tinggi. Sebaliknya, tulisan yang memiliki kohesi dan koherensi yang baik dapat mengomunikasikan pesan dan maksud dengan jelas kepada pembaca tanpa menciptakan interpretasi yang beragam. Dalam konteks pembelajaran, buku teks yang digunakan sebagai alat bantu belajar harus mempunyai koherensi dan kohesi yang baik agar siswa dapat memahami materi pelajaran dengan mudah. Oleh karena itu, buku teks harus memiliki kohesi dan koherensi yang kuat agar siswa tidak mengalami kesalahpahaman dalam menyerap informasi yang terkandung di dalamnya. Untuk menjawab permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan penggunaan tanda kohesi dan koherensi dalam teks bacaan buku bahasa Indonesia SMP kelas VII Kurikulum Merdeka. Metode yang digunakan adalah analisis wacana, pendekatan formal dengan menggunakan sumber data berupa teks bacaan buku bahasa Indonesia SMP kelas VII Kurikulum Merdeka yang diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Tahun 2021. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif karena lebih menekankan pada deskripsi hasil penelitian daripada angka-angka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan penanda kohesi dan koherensi dalam buku yang dijadikan sampel ini baik, yang menunjukkan kuatnya pemahaman bahasa yang digunakan.
Copyrights © 2024