Gereja memiliki tanggung jawab untuk melaksanakan pembinaan terhadap warga jemaat termasuk jemaat lanjut usia. Jemaat lanjut usia memiliki kebutuhan rohani yaitu pertumbuhan iman berdasarkan pengajaran Alkitab, Firman Allah. Pemahaman Alkitab merupakan salah satu bentuk pembinaan rohani yang dapat dilakukan oleh gereja. Persoalannya adalah belum ada materi pemahanam Alkitab yang tersedia bagi mereka. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan cara mendesain materi pemahaman Alkitab Sebagai Bentuk Pembinaan Jemaat Lanjut Usia. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Hasil penelitian ini adalah sebuah cara mendesain materi pemahaman Alkitab yaitu dengan eksegesis Alkitab secara induktif melalui langkah observasi, interpretasi dan aplikasi. Salah satu desain materi pemahaman Alkitab yang telah dibuat diambilkan dari Injil Lukas 2: 21-40. Kesimpulan penelitian ini adalah cara mendesain materi pemahaman Alkitab Sebagai Bentuk Pembinaan Jemaat Lanjut Usia adalah dengan eksegesis Alkitab dengan metode induktif. Kata Kunci: mendesain, materi, pembinaan warga jemaat, lanjut usia
Copyrights © 2024