Perkembangan teknologi digital, termasuk kecerdasan buatan (AI), telah membuka peluang baru dalam pendidikan, khususnya melalui chatbot AI dan aplikasi Brisk Teaching. Penelitian ini berfokus pada pelatihan penggunaan kedua teknologi tersebut kepada guru-guru di SDN Sindang Sari III untuk meningkatkan keterampilan mereka dalam mengintegrasikan teknologi ke dalam proses pembelajaran. Chatbot AI berfungsi meningkatkan interaksi siswa dan memberikan umpan balik instan, sedangkan Brisk Teaching mendukung pembuatan perangkat pembelajaran secara efisien. Metode yang digunakan meliputi ceramah, diskusi, dan konsultasi untuk memastikan pemahaman mendalam. Hasil menunjukkan bahwa pelatihan ini meningkatkan kompetensi teknologi guru, meskipun tantangan seperti infrastruktur yang terbatas dan kendala teknis masih ada. Penelitian ini menyimpulkan bahwa dengan pelatihan berkelanjutan dan dukungan infrastruktur, teknologi AI dapat meningkatkan kualitas pendidikan dasar di Indonesia.
Copyrights © 2024