Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis beban kerja di PT XYZ menggunakan metode Full Time Equivalent (FTE) sebagai dasar perencanaan kebutuhan tenaga kerja. Fokus penelitian terletak pada tiga departemen yang terindikasi mengalami kelebihan tenaga kerja, yaitu Department of Procurement, Unit Billing Department of Corporate Finance, dan Department of Operational Logistic. Metode FTE digunakan untuk mengukur keseimbangan antara jumlah tenaga kerja dan beban kerja yang ada, sehingga perusahaan dapat mengidentifikasi kebutuhan tenaga kerja secara objektif. Hasil penelitian menunjukkan adanya ketidakseimbangan antara jumlah tenaga kerja dengan volume pekerjaan yang tersedia, yang berpotensi menurunkan efisiensi operasional dan meningkatkan biaya tenaga kerja. Sebagai solusi, disarankan strategi rotasi tenaga kerja, pelatihan ulang (reskilling), diversifikasi bisnis, dan pengurangan jam kerja untuk mengelola kelebihan tenaga kerja. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi perusahaan dalam pengambilan keputusan terkait perencanaan tenaga kerja dan menjadi referensi di bidang manajemen sumber daya manusia.
Copyrights © 2024