Artikel ini mengeksplorasi peran budaya sekolah dan iklim belajar dalam meningkatkan mutu pendidikan di SDN 10 Bongomeme, sebuah sekolah dasar yang terletak di daerah pedesaan Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk mengidentifikasi berbagai elemen kunci yang berkontribusi terhadap terciptanya lingkungan belajar yang kondusif. Elemen-elemen tersebut mencakup nilai-nilai kolaborasi, saling menghormati, serta keterlibatan orang tua dan dukungan komunitas lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya sekolah yang positif, yang mencakup praktik interaksi yang inklusif antara siswa, guru, dan orang tua, secara signifikan meningkatkan motivasi siswa untuk belajar. Selain itu, iklim belajar yang mendukung, yang ditandai dengan suasana yang aman dan ramah, juga berpengaruh positif terhadap keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menyoroti pentingnya memahami konteks lokal dalam upaya peningkatan mutu pendidikan, terutama di daerah pedesaan yang sering kali menghadapi tantangan yang berbeda dibandingkan dengan daerah perkotaan. Dengan mendorong kolaborasi yang lebih erat antara sekolah, orang tua, dan masyarakat, diharapkan dapat tercipta lingkungan pendidikan yang lebih baik. Temuan ini dapat menjadi panduan bagi para pendidik dan pemangku kepentingan dalam merumuskan strategi yang efektif untuk meningkatkan mutu pendidikan di sekolah dasar, serta memberikan kontribusi positif bagi perkembangan pendidikan di Indonesia secara keseluruhan.
Copyrights © 2025