Indonesia merupakan salah satu negara yang melakukan perdagangan internasional dengan menggunakan dolar sebagai alat tukarnya. Tiga faktor yang dapat mempengaruhi nilai tukar, yaitu tingkat suku bunga, tingkat inflasi, dan peredaran uang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara simultan dan parsial bagaimana inflasi, suku bunga, dan jumlah uang beredar memengaruhi kurs dollar Amerika Serikat pada masa sebelum dan saat Pandemi Covid-19 di Indonesia. Penelitian ini menggunakan data sekunder dan data kurun waktu. Jumlah sampel yang digunakan adalah berjumlah 60 pengamatan berupa data bulanan dari Januari 2018 sampai dengan Desember 2022 dengan metode penentuan sampel yaitu, observasi non partisipan. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear berganda, yang diuji pada software SPSS. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pengujian simultan menunjukkan inflasi, suku bunga, jumlah uang beredar dan pandemi Covid-19 secara simultan berpengaruh pada nilai tukar dollar Amerika Serikat saat Pandemi Covid-19. Secara parsial suku bunga, jumlah uang beredar dan pandemi Covid-19 berpengaruh positif terhadap nilai tukar sedangkan inflasi secara parsial berpengaruh positif namun tidak berpengaruh terhadap nilai tukar.
Copyrights © 2024