Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi kerja, pengembangan karier, dan komitmen terhadap retensi karyawan di perusahaan. Berdasarkan hasil analisis, ditemukan bahwa motivasi kerja memiliki pengaruh signifikan terhadap komitmen karyawan, yang berarti semakin tinggi motivasi kerja, semakin tinggi pula komitmen mereka terhadap organisasi. Pengembangan karier juga terbukti berpengaruh signifikan terhadap komitmen karyawan, di mana kesempatan untuk berkembang dalam karier meningkatkan keterikatan emosional karyawan terhadap organisasi. Lebih lanjut, komitmen karyawan berpengaruh signifikan terhadap retensi, yang menunjukkan bahwa karyawan dengan komitmen yang tinggi lebih cenderung bertahan di perusahaan. Meskipun pengembangan karier tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap retensi karyawan, motivasi kerja dan pengembangan karier bersama-sama mempengaruhi retensi karyawan melalui komitmen organisasi. Penelitian ini mendukung teori-teori motivasi dan komitmen, seperti teori dua faktor Herzberg, teori ekspektansi Vroom, serta teori pengembangan karier Greenhaus. Temuan ini memberikan wawasan penting bagi manajer sumber daya manusia untuk fokus pada peningkatan motivasi dan memberikan peluang pengembangan karier guna meningkatkan komitmen dan retensi karyawan.
Copyrights © 2024