Tujuan penelitian untuk mengetahui bagaimana Bagaimana Peran Mafindo kendari sebagai media literasi dalam mencegah informasi hoaks pada Pemilihan Presiden Tahaun 2024. Metode penelitian mengunakan metode kualitatif. Hasil penelitian dengan mengunakan 4 idikator Teori Literasi Media yaitu: (1) Struktur Pengetahuan Literasi Media, Mafindo Kendari aktif mengunjungi sekolah-sekolah, kelompok ibu-ibu, dan organisasi pemuda untuk menyosialisasikan pentingnya literasi media. Dan mempunyai beberapa program yaitu Advokasi, Kolaborasi, Sekolah kebangsaan, Cakap digital lansia. (2) Locus Peribadi/Pengendalian Diri, Program kelas prebunking yang dilakukan mafindo Kendari adalah inisiatif strategis untuk melatih komunitas dalam memahami dan memproduksi konten informasi yang benar, dengan tujuan meminimalisir penyebaran hoaks. (3) Alat Pemrosesan Informasi, Mafindo Kendari bertujuan meningkatkan literasi media masyarakat, terutama dalam mengenali konten visual manipulatif dan melakukan verifikasi informasi dasar dengan berkerja sama Siberkreasi, sebuah inisiatif nasional untuk literasi digital, memperkuat kredibilitas dan cakupan pelatihan ini. (4) Aliran Kerja Pemprosesan Informasi, Mafindo juga mengunakan Website yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang berita-berita hoaks yang tersebar. Edukasi melalui website dapat membantu pengguna untuk lebih kritis dalam menerima informasi yang mereka temui di internet.
Copyrights © 2024