Syahruddin, Paramitha Purwita Sari, Abdul Sarlan Menungsa, Hasdi Syahid Kasim
Unknown Affiliation

Published : 19 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Aspek Human Relations Terhadap Kinerja Pegawai Pada Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Kolaka Timur Syahruddin, Paramitha Purwita Sari, Abdul Sarlan Menungsa, Hasdi Syahid Kasim
Jurnal Ilmu Sosial Dan Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2024): EDISI JANUARI
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Human relations sesungguhnya diarahkan untuk membangun komunikasi persuasif yang menyentuh segala aspek kehidupan dan kualitas hidup manusia. Human relations pada suatu organisasi atau kantor dapat menjadi faktor pendukung menumbuhkan kegairahan kerja dalam rangka meningkatkan prestasi kerja pegawai. Dalam mengembangkan kariernya, seseorang pegawai sangat ditentukan prinsip-prinsip human relations tentang kriteria penerapan prinsip human relations. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui aspek human relations terhadap kinerja pegawai pada kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Kolaka Timur. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 56 orang dengan sampel yang diambil dalam penelitian ini ditetapkan tidak terbatas yang jumlahnya akan disesuaikan dengan kebutuhan data penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek motivasi dalam human relation pimpinan yang meliputi pemberian gaji/upah, promosi jabatan, fasilitas kerja dan pemberian hadiah/bonus belum berhasil mengangkat disiplin kerja pegawai. Hubungan yang terjadi antara aspek motivasi pimpinan dengan peningkatan disiplin kerja baik kehadiran, tidak berjalan efektif yang dapat dilihat dari cara berpakaian kedinasan dan hasil kerja. Terdapat faktor pendukung berhasilnya motivasi pimpinan terhadap disiplin kerja pegawai Kantor Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Kolaka Timur yakni lingkungan kerja, dan sosialisasi.
Pengaruh Tagline Gratis Ongkir dan Pengiriman Cepat Terhadap Keputusan Pembelian di E-Commerce Tiktok Sri Andriani, Syahruddin, Paramitha Purwita Sari, Hasdi Syahid Kasim
Jurnal Ilmu Sosial Dan Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2024): EDISI JANUARI
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi yang pesat membuat perubahan pada perilaku konsumen dalam melakukan pembelian. Salah satunya melakukan pembelian secara online melalui berbagai e-commerce seperti TikTok. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan dan pengaruh gratis ongkir dan pengiriman cepat terhadap keputusan pembelian serta faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan pembelian. Metode penelitian ini ialah metode penelitian kuantitatif, dimana sampel yang digunakan sebanyak 41 responden dengan mengambil angkatan 2020-2021 Universitas Nahdlatul Ulama Sulawesi Tenggara. Penelitian ini menggunakan teknik skala likert dengan dilakukan beberapa uji korelasi, uji T, uji F dengan taraf signifikansi 0,05. Dapat disimpulkan hasil penelitian ini yaitu gratis ongkir memiliki hubungan yang sedang terhadap keputusan pembelian dan tidak berpengaruh secara parsial. Pengiriman cepat memiliki hubungan yang kuat terhadap keputusan pembelian dan memiliki pengaruh secara parsial. Gratis ongkir dan pengiriman cepat berpengaruh secara simultan terhadap keputusan pembelian. Faktor-faktor keputusan pembelian yaitu aplikasi TikTok yang mudah digunakan, harga, kecepatan dan ketepatan pesanan, konten review produk dan live streaming seller.
Komunikasi Organisasi Pada Kantor Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPMPTSP) di Kabupaten Kolaka Timur Sri Yulianti, Syahruddin, Ashar Hasyim
Jurnal Ilmu Sosial Dan Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2024): EDISI MEI
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Organisasi adalah suatu macam bentuk perkumpulan antar manusia yang saling berinteraksi atau saling berbagi dalam menjalankan kehidupannya sebagai mahluk sosial. Sebuah organisasi yang dianggap baik adalah organisasi yang dapat memanajemen suatu organisasi dengan baik sehingga menghasilkan kinerja yang efektif dan efisien, baik itu kinerja pegawai maupun kinerja organisasi. Penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian kualitatif dengan mengambil informan sebanyak 5 orang dengan informan kunci adalah kepala BPMPTSP. Tehnik analisis data menggunakan tehnik triangulasi. Hasil penelitian menemukan bahwa organisasi adalah suatu macam bentuk perkumpulan antar manusia yang saling berinteraksi atau saling berbagi dalam menjalankan kehidupannya sebagai mahluk sosial. Sebuah organisasi yang dianggap baik adalah organisasi yang dapat memanajemen suatu organisasi dengan baik sehingga menghasilkan kinerja yang efektif dan efisien, baik itu kinerja pegawai maupun kinerja organisasi.
Penggunaan Media Sosial Sebagai Representase Gaya Hidup Mahasiswa Peldi, Syahruddin, Asmurti
Jurnal Ilmu Sosial Dan Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2024): EDISI MEI
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan internet akhir-akhir ini mengalami perkembangan yang sangat pesat. Media internet tidak lagi hanya sekedar menjadi media komunikasi semata, tetapi juga sebagai bagian yang tak terpisahkan dari dunia bisnis industri, pendidikan, dan pergaulan sosial. Penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif. Objek yang diteliti adalah mahasiswa pada Program Studi Ilmu Komunikasi Unusra. Dalam penelitian ini peneliti memperoleh sumber data primer dari Mahasiswa Universitas Nahdalatul Ulama Sulawesi Tenggara angkatan tahun 2018. Data kualitatif dapat dikumpulkan dengan cara wawancara, analisis dokumen, FGD, observasi, pemotretan gambar atau perekaman video. Umumnya data kualitatif pada akhimya dituangkan dalam bentuk analisis kata per-kata. Sekalipun data kualitatif tidak berbentuk angka namun bukan berarti data itu tidak dapat digunakan pada analisis statistik. Teknik penentuan informan menggunakan purposive sampling dimana purposive sampling adalah salah satu teknik sampling non random sampling di mana peneliti menentukan pengambilan sampel dengan cara menetapkan ciri-ciri khusus yang sesuai dengan tujuan penelitian sehingga di harapkan dapat menjawab permasalahan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial merupakan media yang memungkinkan penggunanya untuk saling melakukan aktifitas sosial melau jaringan internet tanpa dibatasi jarak dan waktu. Mahasiswa program studi Ilmu Komunikasi Universitas Nahdlatul Ulama Sulawesi Tenggara menggunakan media sosial instagram sudah menjadi representase gaya hidup sehari-hari. Pengaruh media sosial terhadap mahasiswa memiliki dampak positif dan juga dampak negatif.
Pola Komunikasi Dalam Pelayanan Kesehatan Di Rumah Sakit Djafar Harun Kabupaten Kolaka Utara Irfaniniswan, Edy Basri, Syahruddin
Jurnal Ilmu Sosial Dan Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2024): EDISI MEI
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komunikator kesehatan merupakan proses kegiatan mendengar dan bekerja secara bergantian, menggunakan wakil-wakil audiens secara terus menerus melalui fase penilaian dengan tujuan merencanakan stategi yang sesuai dengan kebutuhan. Kombinasi tindakanini menjadikan strategi komunikasi memberikan respon. Penelitian ini dilaksanakan di Rumah Sakit Djafar Harun Kolaka Utara Kabupaten Kolaka Utara. Informan yang dijadikan sumber informasi diharapkan dapat memberikan informasi sehubungan dengan masalah penelitian. Informan sebanyak 10 orang. Informan ditentukan menggunakan teknik accidental sampling (sampling kebetulan) yakni memilih siapa saja informan yang kebetulan dijumpai untuk ditanya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dampak komunikasi kesehatan dalam pelayanan pendaftaran pasien, pemeriksaan pasien, dan pemberian obat terhadap penilaian pasien bagaimana proses komunikasi berlangsung. Pada saat pendaftaran pasien dan pemberian obat komunikasi antara petugas kesehatan dan pasien tidak berjalan efektif. Proses pendaftaran pasien yang dilakukan pihak Rumah Sakit sudah sesuai prosedur pelaksanaan di Rumah Sakit. Pada saat pemeriksaan pasien yang dilakukan oleh petugas kesehatan cukup baik, komunikasi berjalan efektif antara dokter dan pasien. Pasien menceritakan keluhan penyakit yang dialaminya dan dokter merespon dengan baik.
Analisis Perilaku Sex dan Texting (Sexting) Generasi Z Melalui Pesan Whatsapp Isra, Syahruddin, Hasdi Syahid Kasim
Jurnal Ilmu Sosial Dan Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2024): EDISI MEI
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi dan komunikasi digital yang marak terjadi berkemungkinan besar menimbulkan adanya masalah sexting terutama bagi generasi saat ini. Secara umum sexting dapat didefinisikan sebagai tindakan yang berorientasi pada pengiriman pesan yang berkonotasi seksual baik berupa lelucon maupun ujaran jorok yang bersifat vulgar, merayu serta melakukan isyarat tertentu yang mengarah pada kegiatan seksual yang terjadi pada media cyber. Sebagai sebuah fenomena, sexting ini telah merambah dunia pendidikan khusunya mahasiswa.. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek pada penelitian ini adalah mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Nahdlatul Ulama Sulawesi Tenggara yang berjumlah 163 orang (PPDikti, 2024) dan terdapat 11 Mahasiwa pada angkatan 2020 dan 2021 dengan penggunaan penentuan informan purposive sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perilaku sexting dapat teradi jika adanya stimulus khusus yang efektif sampai ke komunikan dan akan direspon langsung. Penelitian ini penting bagi akademisi untuk memahami perilaku sexting dalam whatsapp serta larangan-larangannya.
Analisis Faktor-Faktor Penyebab Perilaku Phone Snubbing (Phubbing) Dalam Komunikasi Interpersonal Mahasiswa Andi Muhammad Amiruddin, Syahruddin, Abdul Sarlan Menungsa
Jurnal Ilmu Sosial Dan Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2024): EDISI MEI
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Smartphone dapat masuk disemua kalangan dan pemakainya tidak terbatas ruang dan waktu tentunya memberikan peran penting dalam suatu interaksi sosial. Fenomena penggunaan smartphone seakan-akan memiliki dunianya sendiri. Remaja sering terlihat dengan smarthphone, sampai mengabaikan orang disekitarnya. Phubbing adalah sebuah kata singkatan dari phone dan snubbing, dan digunakan untuk menunjukkan sikap menyakiti lawan bicara dengan menggunakan smartphone yang berlebihan. Hal tersebut terjadi pada beberapa kalangan mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Sulawesi Tenggara yang hanya subuk dengan smartphone daripada berkomunikasi dengan teman-temannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor penyebab perilaku phubbing dalam komunikasi interpersonal pada mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Nahdlatul Ulama Sulawesi Tenggara. Jenis penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif. Informan penelitian ini berjumlah 15 orang Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Nahdlatul Ulama Sulawesi Tenggara. Dalam penelitian ini informan ditentukan secara snowball sampling. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya perilaku phone snubbing pada mahasiswa program studi ilmu komunikasi yakni faktor kebosanan, konformitas dan kecanduan smartphone
Akulturasi Komunikasi Antar Budaya Masyarakat Suku Bugis dan Suku Jawa Di Desa Lambandia Kecamatan Lalembuu Kabupaten Konawe Selatan Mustamin, Syahruddin, Abdul Sarlan Menungsa
Jurnal Ilmu Sosial Dan Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2024): EDISI MEI
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Akulturasi merupakan proses sosial yang timbul apabila suatu kelompok manusia dengan suatu kebudayaan tertentu dihadapkan dengan unsur-unsur dari suatu kebudayaan asing dengan sedemikian rupa sehingga unsur-unsur kebudayaan asing itu lambat laun diterima dan diolah ke dalam kebudayaan sendiri tanpa menyebabkan hilangnya kepribadian budaya sendiri. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan tujuan untuk membuat deskripsi, gambaran atau lukisan secara sistematis, faktual, akurat mengenai faktor-faktor, sifat-sifat serta hubungan antara fenomena akulturasi komunikasi antar budaya masyarakat Suku Bugis dan Suku Jawa di Desa Lambandia, Kecamatan Lalembuu, Kabupaten Konawe Selatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses akulturasi antara masyarakat Suku Bugis dan Suku Jawa diantaranya terjadinya pembauran masyarakat, tidak ditemukan pemisahan, penggabungan budaya, dan meminggirkan yang mengucilkan budaya. Bentuk-bentuk akulturasi antara masyarakat Suku Bugis dan Suku Jawa di Desa Lambandia, Kecamatan Lalembuu, Kabupaten Konawe Selatan diantaranya akulturasi perkawinan campuran, akulturasi pakaian adat, dan akulturasi bahasa. Adapun faktor pendukung dan penghambat akulturasi antara masyarakat Suku Bugis dan Suku Jawa di Desa Lambandia, Kecamatan Lalemnuu, Kabupaten Konawe Selatan yakni faktor pendukung diantaranya toleransi, saling menghargai, dan masyarakat heterogen. Sedangkan faktor penghambat akulturasi diantaranya masyarakat tradisional, adat atau kebiasaan, dan hal baru yang dianggap tabu.
Komunikasi Politik Dalam Media Sosial (Analisis Semiotika Facebook Tina Nur Alam Official) Nyoman Santiasih, Syahruddin, Abdul Sarlan Menungsa
Jurnal Ilmu Sosial Dan Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2024): EDISI MEI
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komunikasi politik perempuan pada akun Facebook Tina Nur Alam Official. Hasil penelitian menunjukan bahwa Komunikasi politik perempuan yang dilakukan oleh Tina Nur Alam yaitu merancang beberapa program politik pencitraan. Tina Nur Alam pada akun sosial medianya menggunakan beberapa hashtag (Tagar/#) pada postingannya yakni tidak lain untuk kebutuhan branding dan promosi. Beberapa hashtag (tagar/#) yang digunakan oleh Tina Nur Alam yaitu #TNAmembangunSultra, #SulawesiTenggara, #SultraMaju, #SultraSejahtera, #NewBahteramas, #Bahteramas2, #TNAuntukSultra, #PerempuanBisa, #PerempuanIndonesia, #Nasdem. Dalam konten unggahan akun Facebooknya, Tina Nur Alam berupaya terus membangun citra dengan tujuan menciptakan opini publik yang positif dan memperoleh simpatik dari masyarakat dengan memunculkan kekuatan citra politik sebagai politikus perempuan yang mampu, kompeten serta berintegritas dalam memajukan masyarakat Sulawesi Tenggara. Pencitraan yang dilakukan untuk memenuhi kebutuhan rakyat yang ingin mengetahui kesesuaian dirinya dengan ideologi, visi dan misi kerja serta kinerja dan reputasi dari citra yang ditampilkan sebagai salah satu politikus perempuan yang akan maju pada kontestasi pemilihan Gubernur Sulawesi Tenggara mendatang.
Pemain Naturalisasi: Masalah Hukum, Nasionalisme, dan Identitas Sosial Dalam Sistem Sepakbola Elit Indonesia Abrar, Syahruddin, Alvan Kharis Aneboa
Jurnal Ilmu Sosial Dan Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2024): EDISI MEI
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konversi kewarganegaraan atlet bukan lagi hal baru di dunia internasional. Namun di bidang olahraga, kasus naturalisasi pemain sepak bola di Indonesia kurang mendapat perhatian dari kalangan akademisi. Pengenalan talenta asing didukung kebijakan nasional, dengan tujuan memperkuat timnas Indonesia menuju Piala Dunia. Tulisan ini mengkaji beberapa konsep hukum dan berbagai fenomena dalam perspektif sosiologi, seperti nasionalisme dan identitas sosial dalam kehidupan pemain sepak bola naturalisasi. Tujuannya adalah menjadikan pertukaran kewarganegaraan pemain sepak bola sebagai sebuah kasus yang perlu diperbincangkan dalam kondisi status quo olahraga di Indonesia saat ini, dalam interaksi olahraga dan masyarakat.